Ad 468 X 60

2013-08-04

Widgets

Metode Demonstrasi



BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang Masalah
Eksistensi pendidik menduduki peranan yang sangat penting untuk mewujudkan cita-cita luhur bangsa Indonesia sebagaimana yang telah diamanatkan pada alinea keempat Pembukaan UUD 1945 yakni “Mencerdaskan Kehidupan Bangsa”.  Akan tetapi pentingnya seorang pendidik bergantung pada pendidik itu sendiri, sedikitnya terdapat tiga kata yang dapat menjadikan seorang pendidik penting, tidak saja dalam pembelajaran di kelas, tetapi dalam kehidupan bermasyarakat. Tiga kata tersebut sekaligus menjadikan sifat dan karakteristik pendidik, yakni kreatif, professional, dan menyenangkan[1].
1
Pendidik harus kreatif dalam memilah dan memilih, serta mengembangkan materi-materi yang akan ditransfer kepada peserta didik untuk membentuk kompetensi yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Pendidik harus professional didalam melaksanakan tugasnya bukan sekedar mengajar dan mentransferkan pengetahuan-pengetahuan yang dimilkinya akan tetapi ia juga harus jeli di dalam menggunakan metode agar dalam kegiatan pembelajaran dapat berlangsung efektif dan efesien untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Pendidik harus juga menyenangkan, tidak saja bagi peserta didik, tetapi bagi dirinya sendiri. Artinya, belajar dan pembelajaran harus menjadi makanan pokok pendidik sehari-hari, harus dicintai, agar dapat membentuk dan membangkitkan rasa cinta dan nafsu belajar peserta didik.
Tujuan pembelajaran merupakan tuntutan profesi pendidik, untuk itu pendidik sebaiknya mampu menilai kinerjanya. Sebagai pendidik dalam mengajar dikelas, dimana kinerjanya tersebut berkaitan erat dengan kualitas intsruksional yang dimilki pendidik dalam mengajar. Sehubungan dengan menilai dan memperbaiki kinerjanya, maka seorang pendidik dirasa perlu untuk melaksanakan Penelitian untuk meningkatkan  keberhasilan dalam kegiatan pembelajaran. Ditinjau dari beberapa hal, hasil kompetensi siswa yang dibuktikan dengan keberhasilan menyelesaikan soal-soal test.
Kemampuan pendidik dalam menyajikan materi diupayakan dengan kata-kata yang mudah dicerna para siswa dan penggunaan metode yang relevan dengan materi, siswa diberi kesempatan yang maksimal utnuk melakukan demontrasi dan Tanya jawab, yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa yang akhirnya mampu menarik kesimpulan sendiri.
Berpedoman pada penjelasan di atas maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul Pengaruh


[1] E. Mulyasa, Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. (Bandung: Rosdakarya, 2008), h. 3-4

Add caption

SHARE THIS POST   

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: Mohammad
Mohammad is the founder of STC Network which offers Web Services and Online Business Solutions to clients around the globe. Read More →

0 komentar:

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Disini