Ad 468 X 60

2016-04-22

Widgets

Cara Membuat Fungsi Input Box Pada Excel



Ada cukup banyak jenis form yang dapat digunakan bersama VBA di Excel, tapi jika yang dimaksud adalah form yang dapat kita buat dengan fleksibel maka itu adalah UserForm.
Artikel berikut akan menunjukkan cara membuat userForm, menambahkan kontrol di atasnya dan memasukkan kode VBA sehingga dapat berinteraksi dengan worksheet Excel 2010.

Menambahkan dan Menyusun Layout Form

  1. Jalankan aplikasi Microsoft Excel 2010.
  2. Buat dan simpan worksheet baru dengan nama userform-excel-2010.xlsm.
  3. Tekan CTRL+F11 untuk membuka Visual Basic Editor. Jika penekanan tombol tersebut tidak berhasil, klik tab menu Developer dan pilih Visual Basic.
  4. Pada bagian jendela Project Explorer klik kanan pada node VBA Project dan pilih menu Insert diikuti UserForm.
  1. Akan muncul satu form dengan nama UserForm1. Muncul juga satu dialog Toolbox dimana kita bisa mengambil berbagai kontrol untuk diletakkan pada form, dan terakhir ada panel Properties yang bisa gunakan untuk melakukan konfigurasi form maupun kontrol.
  1. Pada Properties, rubah nama dari UserForm1 menjadi FormEntri. Pada caption, rubah teks UserForm1 menjadi Form Entri.
  2. Pada Toolbox, klik kontrol Label.
  1. Klik salah satu area pada form Anda dan atur penempatan label yang akan segera ditambahkan ke form tersebut. Hasilnya kira-kira terlihat terlihat seperti pada gambar berikut.
  1. Pada Properties, namakan label tersebut dengan mengisi teks pada bagian Name dengan lblNama dan pada Caption isi dengan teks Nama.
  2. Klik area pada form untuk memunculkan kembali Toolbox. Tambahkan kontrol Textbox pada form dengan cara seperti pada langkah 7 dan 8.
  1. Pada Properties, namakan textbox tersebut dengan mengisi txtNama pada bagian Name.
  2. Klik area pada form untuk memunculkan kembali Toolbox.
  3. Tambahkan dua kontrol command button pada form. Isi Name untuk masing-masing tersebut dengan btnHapus dan btnTambah. Caption untuk btnHapus diisi dengan teks Hapus, dan untuk btnTambah dengan teks Tambah.
  4. Tampilan form akhir Anda akan terlihat seperti pada gambar screenshot berikut ini.
  1. Simpan worksheet Anda dengan menekan tombol CTRL+S.

Menambahkan Kode VBA

  1. Klik dua kali pada tombol dengan caption Tambah sehingga memunculkan editor dengan teks berikut.
  1. Tambahkan kode berikut ke dalam fungsi btnTambah_Click().
 Dim rangeSheet1 As Range For i = 1 To Sheet1.Rows.Count Set rangeSheet1 = Range(“A” & i) If Len(rangeSheet1.Value) = 0 Then rangeSheet1.Value = txtNama.Text Exit For End If Next i
  1. Klik dua kali pada tombol dengan caption Hapus dan tambahkan kode berikut ke dalam  fungsi btnHapus_Click().
    Dim rangeSheet1 As Range

    

    btnTambah.Enabled = False

    For i = 1 To Sheet1.Rows.Count

        Set rangeSheet1 = Range("A" & i)

        If Len(rangeSheet1.Value) > 0 Then

            If rangeSheet1.Value = txtNama.Text Then

                rangeSheet1.EntireRow.Delete

                btnTambah.Enabled = True

                btnTambah.SetFocus

                Exit For

            End If

        Else

            Exit For

        End If

    Next i
  1. Simpan worksheet Anda dengan menekan tombol CTRL+S.

Menambahkan Tombol pada Worksheet

  1. Kembali ke worksheet Anda, tambahkan button control menggunakan menu Insert yang terdapat pada tab Developer.
  1. Pada dialog Assign Macro yang muncul. Klik tombol New.
  2. Pada editor yang muncul tambahkan kode berikut pada Button1_Click().
FormEntri.Show
  1. Pada editor yang muncul tambahkan kode berikut pada Button1_Click().Kembali ke worksheet, klik kanan pada tombol tersebut dan pilih Format Control. Klik tab Properties, dan pilih Don’t move or size with cells. Tekan tombol OK.
  1. Hasil akhir worksheet Anda akan terlihat kira-kira seperti pada screenshot berikut.

Membuat Aplikasi pada Excel

Posted by admin on January 4th, 2010
Sebagai pengguna maniak Excel, salah keunggulan yang sangat menonjol yang saya rasakan dari Microsoft Excel adalah kemampuannya untuk dipadukan dengan Visual Basic For Applications (VBA), atau biasa disebut Macro. Dengan VBA kita bisa membuat sebuah aplikasi yang bisa dijalankan pada sebuah file Excel, tanpa harus dicompile. Kita bisa membuat pengolah database otomatis, bisa membuat aplikasi kalkulator, dan banyak lagi yang lain. Kalau saya menyebutnya versi mini dari Visual Basic.
Disini kita hanya akan membahas bagaimana proses membuat aplikasi pada Excel, dan saya berusaha meyakinkan anda bahwa pemrogroman dengan VBA (Macro) pada excel sangat simple dan mudah. Penulisan Macro (saya lebih suka menyebut macro) bisa dengan 2 cara, yaitu menulis langsung pada window editor, atau dengan cara Record Macro.
Record Macro
Kita akan melakukan salah satu contoh membuat macro dengan cara merecord. Buka file baru dalam aplikasi Excel, klik menu ToolsMacroRecord New Macro.


Muncul menu “Record macro”, kita bisa memberi nama sendiri macro yang akan direcord, tapi defaultnya Macro1, kita biarkan saja namanya. Klik Ok.


Mulai dari sini, semua proses yang akan dilakukan terhadap file excel tersebut akan direcord oleh Macro Recorder, sampai nanti kita menekan tombol stop. Sekarang kita akan merubah Page Setup dari Portrait menjadi Lanscape.
Klik menu FilePage Setup – dan pilih LanscapeOk. Klik tombol Menu pada menu tambahan yang muncul pada layar, atau klik menu ToolsMacroStop Recording. Nah kita sudah selesai membuat macro dengan menggunakan Macro Recorder, sekarang mari kita lihat source codenya.
Pilih menu Tools – Macro – Visual Basic Editor, maka akan muncul layar baru yang berisi source code dari macro yang baru saja kita record, yang bernama Sub Macro1(). Anda mungkin terkejut, bagaimana perintah yang simple itu menghasilkan source yang sangat panjang. Tapi tenang, inilah memang kelemahan bila menulis macro menggunakan Macro Recorder, perintah yang seharusnya tidak perlu juga disertakan pada saat merecord macro.
Mungkin hasil kode yang dihasilkan pada komputer anda seperti ini:
Sub Macro1()
    With ActiveSheet.PageSetup
        .PrintTitleRows = “”
        .PrintTitleColumns = “”
    End With
    ActiveSheet.PageSetup.PrintArea = “”
    With ActiveSheet.PageSetup
        .LeftHeader = “”
        .CenterHeader = “”
        .RightHeader = “”
        .LeftFooter = “”
        .CenterFooter = “”
        .RightFooter = “”
        .LeftMargin = Application.InchesToPoints(0.75)
        .RightMargin = Application.InchesToPoints(0.75)
        .TopMargin = Application.InchesToPoints(1)
        .BottomMargin = Application.InchesToPoints(1)
        .HeaderMargin = Application.InchesToPoints(0.5)
        .FooterMargin = Application.InchesToPoints(0.5)
        .PrintHeadings = False
        .PrintGridlines = False
        .PrintComments = xlPrintNoComments
        .PrintQuality = 600
        .CenterHorizontally = False
        .CenterVertically = False
        .Orientation = xlLandscape
        .Draft = False
        .PaperSize = xlPaperA4
        .FirstPageNumber = xlAutomatic
        .Order = xlDownThenOver
        .BlackAndWhite = False
        .Zoom = 100
        .PrintErrors = xlPrintErrorsDisplayed
    End With
End Sub

Bandingkan, kita bisa menyederhanakan kode diatas menjadi :
Sub Macro1()
    With ActiveSheet.PageSetup
        .Orientation = xlLandscape
    End With
End Sub

So? Masih mau merecord macro? Jangan terburu-buru memutuskan tidak menggunakan Macro Recorder, yang pasti ada gunanya. Saya biasa menggunakannya untuk mencari perintah yang tepat untuk melakukan operasi tertentu, yang mungkin saya lupa perintahnya. Saya record dengan Macro Recorder, dan dibuang perintah yang tidak perlu.
Menulis Sendiri Kode Macro
Cara kedua yang bisa digunakan adalah dengan menulis sendiri kode macro, keunggulan cara ini pastinya kode macro bisa dibuat lebih simple, tidak seperti menggunakan Macro Recorder yang berisi kode yang sangat panjang.
Berikut langkah untuk membuat macro. Masuk ke File Excel yang baru, dan klik menu Tools – Macro – Visual Basic Editor, atau cukup tekan tombol Alt + F11. Muncul layar baru, dari layar tersebut pilih menu Insert – Module, dan akan muncul layar putih disebelah kanan tempat kita dapat menulis kode macro.
Kopikan kode ini:
Sub macro_pertama_saya()
    Cells(1, 1) = “Percobaan”
    Cells(1, 2).Interior.ColorIndex = “30″
End Sub
Simpan filenya, dan sekarang kita akan mencoba menjalankan macro ini.Untuk menjalankan macro, bisa dari layar Visual Basic Editor, atau bisa juga dari file Excelnya. Kalau dari Visual Basic Editor, cukup tekan tombol Play, kalau dari windows Excel, pilih menu Tools – Macro – Macros, dan pilih macro yang akan dijalankan, dalam hal ini nama macronya adalah “macro_pertama_saya”. Klik Ok, dan macro akan segera beroperasi. Lihat hasilnya pada layar Excel anda
Bila repot harus menjalankan macro kalau harus klik menu Tools terus, kita bisa assign macro menjadi tombol. Dari window Excel, insert kotak / shape yang mana saja, klik kanan pada shape tersebut, dan pilih Assign Macro, pilih macro yang ingin di assign, Ok. Kita bisa menjalankan macro hanya dengan mengklik shape tersebut.

SHARE THIS POST   

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: Mohammad
Mohammad is the founder of STC Network which offers Web Services and Online Business Solutions to clients around the globe. Read More →

0 komentar:

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Disini